Dosen FISIP UNIB Laksanakan Pengabdian melalui Terapi Psikososial bagi Lansia di Malabero

Dosen FISIP UNIB Laksanakan Pengabdian melalui Terapi Psikososial bagi Lansia di Malabero

Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Bengkulu (UNIB), Yessilia Osira, S.Sos., M.P., dari Jurusan Kesejahteraan Sosial, melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui program “Optimalisasi Senam Lansia dengan Terapi Psikososial di Posyandu Lanjut Usia Kelurahan Malabero Kota Bengkulu” di Posyandu Seruni, Kelurahan Malabero, Kota Bengkulu, Senin (14/9/2026). Kegiatan ini diikuti sekitar 15 warga lanjut usia berusia 60 tahun ke atas bersama kader posyandu.

Selaku ketua tim pengabdian, Dosen Yessilia Osira, S.Sos., M.P. menyampaikan bahwa tidak semua lansia dapat menjalani kehidupan dengan bahagia. Sebagian di antaranya masih menghadapi pengalaman traumatis yang tidak menyenangkan dan dapat meninggalkan luka batin. Melalui terapi psikososial, para lansia diharapkan dapat berdamai dengan masa lalu sehingga mampu menjalani kehidupan dengan lebih ringan dan bahagia.

Rangkaian kegiatan diawali dengan senam lansia dan pemeriksaan kesehatan yang meliputi pengukuran berat badan, tekanan darah, asam urat, serta kadar gula darah. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan terapi psikososial yang dipandu Bayu Risdiyanto, pekerja sosial dari IPSPI Bengkulu. Dalam sesi tersebut, para lansia diajak menggali berbagai pengalaman yang memunculkan kemarahan, kesedihan, penyesalan, maupun dendam yang masih dirasakan.

Melalui pendampingan tersebut, peserta diarahkan untuk melakukan proses penerimaan, berdamai dengan diri sendiri dan masa lalu, serta menyusun rencana kehidupan di masa mendatang yang lebih bahagia. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan ruang bagi para lansia untuk memperoleh dukungan psikososial sekaligus meningkatkan kualitas kehidupan mereka.

Ketua Posyandu Seruni, Rini, menyampaikan terima kasih kepada Universitas Bengkulu yang telah memberikan pendampingan kepada warga lanjut usia di Kelurahan Malabero. Ia berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara lebih rutin di masa mendatang.

Sementara itu, Zanibar (79) dan Nila Kusma (78), peserta kegiatan, berharap terapi psikososial dapat dilakukan secara rutin di luar kegiatan posyandu sehingga proses pendampingan dapat berlangsung lebih optimal.