Dekan FISIP UNIB Hadiri Dialog BEM FISIP, Pimpinan dan Ormawa Sepakati Pakta Integritas Kemah Bakti Sosial

Dekan FISIP UNIB Hadiri Dialog BEM FISIP, Pimpinan dan Ormawa Sepakati Pakta Integritas Kemah Bakti Sosial

Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Bengkulu, Prof. Dr. Drs. H. Sugeng Suharto, M.M., M.Si., bersama jajaran pimpinan fakultas dan pembina ORMAWA menghadiri dialog Ngobrol Seputar Isu FISIP (NGOSIF) GARDA FISIP yang digelar Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) FISIP UNIB di Saung FISIP UNIB, Selasa (15/9/2026). Dalam dialog tersebut, pimpinan fakultas, pembina HIMA dan ORMAWA, serta pengurus HIMA dan ORMAWA se-FISIP UNIB menandatangani Pakta Integritas Kegiatan Kemah Bakti Sosial (KBS) sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung pelaksanaan kegiatan kemahasiswaan yang aman dan humanis.

Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Senat Fakultas, Wakil Dekan, Kepala Bagian Umum, Ketua Jurusan dan Program Studi, Pembina HIMA dan ORMAWA, Tenaga Kependidikan, pengurus BEM, serta perwakilan mahasiswa FISIP UNIB. Dialog NGOSIF GARDA FISIP menjadi ruang bagi mahasiswa dan pimpinan fakultas untuk menyampaikan aspirasi sekaligus membahas regulasi kegiatan kemahasiswaan, khususnya pelaksanaan KBS.

Dalam sambutannya, Dekan FISIP UNIB Prof. Dr. Drs. H. Sugeng Suharto, M.M., M.Si., mengapresiasi langkah BEM KBM FISIP UNIB yang telah membuka ruang dialog bersama pimpinan fakultas. Beliau menyampaikan bahwa kegiatan kemahasiswaan perlu dilaksanakan dengan tetap menghormati hak mahasiswa serta mengedepankan nilai kemanusiaan.

“Sekarang eranya mahasiswa lebih demokratis dan kita juga harus menghormati hak asasi manusia. Karena itu, dalam kegiatan kemahasiswaan, mahasiswa harus diperlakukan dengan kemanusiaan dan kasih sayang,” ujar Prof. Sugeng Suharto.

Gubernur BEM FISIP KBM UNIB, Novanza, menjelaskan bahwa NGOSIF menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menyampaikan aspirasi terkait sarana dan prasarana, kesejahteraan mahasiswa, maupun pelayanan. Melalui GARDA (Gerakan Regulasi Advokasi) yang digagas Dinas Advokesma BEM FISIP KBM UNIB, mahasiswa juga mendorong adanya regulasi untuk mendukung keamanan dan kenyamanan dalam kegiatan kemahasiswaan, khususnya pelaksanaan KBS yang menjadi salah satu perhatian dalam forum tersebut.

“Tujuan dari kegiatan hari ini yang pertama terkait aspirasi dari kawan-kawan mahasiswa FISIP, baik itu sarana prasarana, kesejahteraan mahasiswa, maupun pelayanan. Melalui NGOSIF (Ngobrol Seputar Isu FISIP), kami mendatangkan langsung para pimpinan birokrasi agar mahasiswa bisa menyampaikan aspirasinya secara langsung. GARDA ini bertujuan menciptakan regulasi demi keamanan dan kenyamanan kawan-kawan mahasiswa, terkhusus yang kami soroti saat ini adalah terkait pelaksanaan Kemah Bakti Sosial (KBS). Banyak sekali keluhan dari mahasiswa terkait KBS, sehingga kami buatkan pakta integritas 8 poin yang ditandatangani bersama. Harapannya, kita bersama-sama mewujudkan slogan ‘FISIP Beres’ yang benar-benar berdampak nyata bagi seluruh sivitas akademika,” ujar Novanza.

Penandatanganan Pakta Integritas dilakukan oleh Dekan FISIP UNIB, Wakil Dekan, Pembina HIMA dan ORMAWA, serta Ketua Umum HIMA dan ORMAWA se-FISIP UNIB. Pakta Integritas tersebut menjadi komitmen bersama untuk mendukung pelaksanaan Kemah Bakti Sosial yang mengedepankan nilai kemanusiaan serta bebas dari segala bentuk kekerasan dan perpeloncoan.