FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN POLITIK

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Bengkulu (UNIB) sukses menyelenggarakan sosialisasi pasar modal bekerja sama dengan Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Bengkulu. Kegiatan ini berlangsung khidmat di Ruang Rapat Dekanat FISIP UNIB pada Selasa (3/3/2026).

​Acara ini dihadiri langsung oleh Dekan FISIP UNIB, Prof. Dr. Drs. H. Sugeng Suharto, M.M., M.Si., beserta jajaran Wakil Dekan, Ketua UPMF, Ketua Jurusan selingkung FISIP UNIB, Kabag Umum, Katimja, serta perwakilan mahasiswa yang terdiri dari Gubernur BEM FISIP dan ketua Hima/UKM selingkung FISIP UNIB.

​Dalam sambutannya, Dekan FISIP UNIB Prof. Dr. Drs. H. Sugeng Suharto, M.M., M.Si. menyampaikan terima kasih atas kedatangan Kepala Wilayah Kantor Perwakilan BEI Bengkulu beserta tim untuk berbagi ilmu di lingkungan FISIP UNIB. Beliau menyampaikan bahwa mahasiswa FISIP perlu memiliki wawasan luas mengenai ekonomi digital dan manajemen keuangan sebagai bekal penting untuk masa depan yang lebih baik.

​”Sosialisasi ini adalah upaya kami membekali mahasiswa dengan literasi keuangan yang tepat. Meski kita berada di ranah ilmu sosial dan politik, pemahaman pasar modal sangat penting untuk mempersiapkan kemandirian finansial mahasiswa di masa depan,” ujar Dekan FISIP.

​Kepala Wilayah Kantor Perwakilan BEI Bengkulu, Marina Rasyada, Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan bahwa Bursa Efek Indonesia adalah lembaga yang memfasilitasi perdagangan efek secara teratur, wajar, dan efisien.

​Selain itu, Marina Rasyada memberikan edukasi mendalam mengenai pasar saham sebagai instrumen investasi yang sah dan diawasi oleh negara. Beliau membedah bagaimana mekanisme jual beli saham bekerja serta manfaat jangka panjang bagi investor pemula, khususnya di kalangan mahasiswa.

​Sebagai tindak lanjut dari sosialisasi ini, FISIP UNIB dan BEI Bengkulu turut menyinggung rencana strategis ke depan, yakni inisiasi pembentukan Galeri Investasi (GI) BEI di lingkungan FISIP.

​Rencana ini diproyeksikan menjadi pusat edukasi dan tempat praktik transaksi saham secara real-time bagi mahasiswa. Meskipun saat ini masih dalam tahap pembicaraan awal dan belum masuk ke tahap penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS), pihak fakultas berharap fasilitas ini dapat segera terwujud guna menunjang kompetensi akademik mahasiswa.