
Estafet kepemimpinan mahasiswa di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Bengkulu resmi memasuki babak baru. Tepat hari ini, Minggu (1/3/2026), Komisi Pemilihan Umum (KPU) FISIP UNIB melaksanakan Sidang Pleno Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) terpilih untuk periode 2026.
Sidang Pleno yang dipimpin oleh Ketua KPU FISIP UNIB, Muhammad Robby Kurniadi, merupakan puncak dari rangkaian Pemilihan Raya (Pemira) mahasiswa yang telah dilaksanakan secara online pada Jumat, 27 Februari 2026 lalu. Berdasarkan hasil rekapitulasi akhir yang dibacakan dalam sidang pleno, tercatat total suara sah yang masuk ke sistem e-voting berjumlah 690 suara.
Dari total suara sah tersebut, pasangan nomor urut 1, Novanzah dan Abdurahman Saleh, unggul telak dengan perolehan 629 suara. Sementara itu, nomor urut 2 (Kotak Kosong) memperoleh dukungan sebanyak 61 suara. Dengan hasil ini, pasangan Novanzah-Abdurahman resmi ditetapkan sebagai pemenang mandat suara mahasiswa FISIP untuk satu periode ke depan.
Sekretaris KPU FISIP UNIB, Ripki Pradika, dalam keterangannya menyampaikan apresiasi atas kelancaran proses demokrasi yang akuntabel ini. Ia juga menitipkan harapan besar bagi nahkoda baru BEM FISIP KBM UNIB agar dapat membawa perubahan nyata bagi seluruh mahasiswa.
”Harapan kami kedepannya, pemimpin baru yang sudah ditetapkan ini bisa membawa Badan Eksekutif Mahasiswa FISIP KBM UNIB menjadi lebih baik lagi. Kami juga mengingatkan agar mereka selalu ingat akan janji, visi, serta misi yang telah disampaikan, dan yang terpenting, mampu menjadi wadah yang inklusif untuk menerima setiap aspirasi dari seluruh mahasiswa FISIP,” ujar Ripki.
Menutup pernyataannya, Ripki berterima kasih kepada seluruh elemen mahasiswa yang telah berpartisipasi menyukseskan rangkaian Pemira 2026. Dengan berakhirnya penetapan hari ini, KPU FISIP UNIB mengajak seluruh mahasiswa untuk kembali bersatu mendukung kepemimpinan yang baru demi mewujudkan fakultas yang lebih solid, progresif, dan berintegritas.