
Himpunan Mahasiswa Kesejahteraan Sosial (HIMA-KS) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Bengkulu sukses menyelenggarakan kegiatan Sharing Session 2025 dengan mengangkat tema “Mengenal Identitas dan Peran Pekerjaan Sosial Profesional di Era Modern”. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, (2/12/2025), bertempat di Ruang Teater GKB II FISIP UNIB. Kegiatan ini di dukung oleh Jurusan Kesejahteraan Sosial FISIP UNIB, UPA BK Universitas Bengkulu, DPD IPSPI Bengkulu, LKSLU Payung Besurek.

Ketua Hima Kesejahteraan Sosial Amilya Tria Lestari menyampaikan kegiatan ini ditujukan bagi seluruh mahasiswa/i aktif Program Studi Kesejahteraan Sosial sebagai upaya memperluas wawasan mengenai profesi pekerjaan sosial dalam konteks perkembangan zaman. Sharing Session 2025 menjadi ruang berbagi pengetahuan dan pengalaman mengenai identitas profesi pekerjaan sosial, peran-peran profesional, serta tantangan yang dihadapi dalam era modern, melalui kegiatan ini,mahasiswa diharapkan mampu memahami arah perkembangan profesi dan mempersiapkan kompetensi diri sejak dini.
Kegiatan ini dihadiri oleh Pembina HIMA-KS, Ida Agus Setiawati, S.Sos., M.Sos, serta Dosen Kesejahteraan Sosial sekaligus Kepala UPA BK Universitas Bengkulu, Yessilia Osira, S.Sos., M.P. Dan Syahrio Martahila, S.Sos., M.Sos Selaku Dosen Kesejahteraan Sosial. Adapun narasumber pada kegiatan ini ialah Dedi Herawan, M.Sos, yang merupakan Ketua DPD IPSPI Bengkulu dan Hilda Sriwanty, S.Sos., M.Sos.dari LKSLU Payung Besurek.
Acara dibuka secara resmi oleh Pembina HIMA-KS. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kegiatan Sharing Session ini diselenggarakan agar mahasiswa Kesejahteraan Sosial dapat semakin memahami profesi pekerjaan sosial di era modern, sehingga mampu menumbuhkan kecintaan, pemahaman yang lebih mendalam, serta kompetensi yang harus dimiliki sebagai calon pekerja sosial profesional.
Melalui kegiatan ini, HIMA-KS menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kapasitas akademik dan profesional mahasiswa Kesejahteraan Sosial, sekaligus menghadirkan ruang pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan praktik pekerjaan sosial kontemporer.
Harapannya, kegiatan Sharing Session seperti ini dapat terus berlanjut secara berkesinambungan agar mahasiswa Kesejahteraan Sosial semakin siap menghadapi dinamika profesi, memiliki pemahaman yang kuat tentang identitas pekerja sosial, serta mampu menjadi agen perubahan yang profesional, adaptif, dan berintegritas di tengah perkembangan era modern.
