FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN POLITIK

Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Bengkulu, Prof. Dr. Drs. H. Sugeng Suharto, M.M., M.Si., menyambut hangat kehadiran Wakil Rektor Bidang Hubungan Eksternal Universitas Pelita Harapan (UPH) Tangerang, Dr. Jerry Sambuaga, BA., MIA. Kehadiran beliau merupakan bagian dari agenda Kuliah Umum yang diselenggarakan oleh Jurusan Ilmu Komunikasi di International Meeting Room FISIP UNIB, Kamis (12/2). ​Kegiatan kolaborasi ini mengupas tuntas tema mengenai peluang dan tantangan penggunaan Artificial Intelligence (AI) yang saat ini tengah mentransformasi dunia pendidikan secara global.

​Dalam kesempatan tersebut, Dekan FISIP UNIB, Prof. Dr. Drs. H. Sugeng Suharto, M.M., M.Si., mengungkapkan bahwa kehadiran teknologi AI membawa dilema tersendiri bagi lingkungan akademik. Beliau menjelaskan bahwa di satu sisi, teknologi memberikan kemudahan akses informasi, namun di sisi lain berpotensi menciptakan ketergantungan yang akut di kalangan mahasiswa. Selain itu, ditekankan bahwa kecenderungan mencari solusi instan melalui AI, termasuk dalam penyusunan karya ilmiah, dapat melemahkan semangat mahasiswa untuk mendalami pemahaman secara kritis dan mandiri.

​Senada dengan hal tersebut, Wakil Rektor Bidang Hubungan Eksternal UPH, Dr. Jerry Sambuaga, BA., MIA, dalam paparan materinya mengingatkan bahwa AI sejatinya berfungsi sebagai alat bantu (tool), bukan sebagai pengganti kemampuan berpikir manusia. Beliau menyoroti fenomena mahasiswa yang saat ini kian praktis dalam menyelesaikan tugas-tugas akademik melalui bantuan teknologi. Beliau memperingatkan bahwa apabila kompetensi personal tidak diasah akibat terlalu mengandalkan teknologi, maka daya saing dan peluang kerja di masa depan justru akan menyusut bagi mahasiswa itu sendiri.

​Lebih lanjut, Dr. Jerry Sambuaga, BA., MIA, mengajak mahasiswa untuk memandang AI sebagai cerminan diri yang harus dikelola dengan penuh kebijaksanaan. Beliau mendorong mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIB untuk tetap mengedepankan kualitas riset dan kemurnian pemikiran orisinal, meskipun akses informasi kini jauh lebih mudah dibanding masa lalu. Menurut beliau, pemanfaatan AI yang tepat semestinya mampu meningkatkan produktivitas tanpa menghilangkan ciri khas intelektualitas individu.

​Kuliah umum yang dihadiri oleh sekitar 130 mahasiswa ini turut disaksikan oleh Ketua Jurusan Ilmu Komunikasi, Dr. Rasianna BR Saragih, S.Sos., M.Si., serta jajaran pimpinan program studi di lingkungan FISIP UNIB. Agenda ini diakhiri dengan sesi diskusi interaktif serta penyerahan piagam penghargaan kepada narasumber sebagai simbol sinergi akademik yang kuat antara Universitas Bengkulu dan Universitas Pelita Harapan dalam membekali mahasiswa menghadapi era transformasi digital.