
Dekan FISIP UNIB Buka Taman Publik, Dorong Mahasiswa Administrasi Publik Bangun Kolaborasi dan Kepedulian Sosial
Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Bengkulu (FISIP UNIB), Prof. Dr. Drs. H. Sugeng Suharto, M.M., M.Si., secara resmi membuka kegiatan Taman Publik 2026 yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa (HIMA) Administrasi Publik FISIP UNIB, Kamis (1/10/2026), bertempat di Pelataran Dekanat FISIP UNIB. Pembukaan turut didampingi Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama FISIP UNIB, Dr. Lisa Adhrianti, S.Sos., M.Si., Ketua Jurusan Administrasi Publik Suratman, M.Si., Pembina Administrasi Publik A. Aziz, S.Sos., M.Si., serta ketua pelaksana dan panitia kegiatan.
Taman Publik 2026 dilaksanakan selama empat hari, 1–4 Oktober 2026, dengan rangkaian kegiatan bertempat di Kembang Manis dan diikuti sekitar 50 mahasiswa baru Administrasi Publik. Mengusung tema “Optimalisasi Potensi Mahasiswa Berbasis Kolektif dan Kolaboratif Guna Terwujudnya Mahasiswa Administrasi Publik yang Cendekia dan Humanis serta Dapat Terimplementasikan dalam Kehidupan Masyarakat”, kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk membangun kebersamaan, mengembangkan potensi, serta berinteraksi langsung dengan masyarakat.
Dalam arahannya, Dekan FISIP UNIB, Prof. Dr. Drs. H. Sugeng Suharto, M.M., M.Si., berpesan kepada seluruh peserta dan panitia agar menjaga suasana yang aman, nyaman, dan kondusif selama kegiatan berbasis sosial (KBS) berlangsung. Beliau berharap kegiatan tersebut dapat menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menempa diri, membangun kolaborasi, serta belajar berinteraksi secara langsung dengan masyarakat.
“Kami berpesan kepada seluruh panitia dan peserta agar senantiasa menjaga kenyamanan selama melakukan KBS ini. Jadikan ruang ini sebagai tempat yang aman, nyaman, dan menyenangkan untuk menempa diri, berkolaborasi, serta belajar langsung berinteraksi dengan masyarakat,” ujar Dekan.
Sementara itu, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama FISIP UNIB, Dr. Lisa Adhrianti, S.Sos., M.Si., menekankan pentingnya menciptakan lingkungan pergaulan mahasiswa yang sehat dan humanis. Beliau mengingatkan seluruh panitia agar tidak melakukan perpeloncoan dalam bentuk apa pun selama rangkaian kegiatan KBS berlangsung.
“Kami tidak ingin mendengar atau melihat adanya perpeloncoan selama kegiatan KBS ini berlangsung. Mari kita bangun budaya kampus yang positif, saling menghargai, dan humanis. Kegiatan ini adalah wadah kolaborasi dan pengembangan potensi, bukan ajang senioritas yang merugikan,” tegas Wadek.
Sementara itu, Ketua Jurusan Administrasi Publik, Suratman, M.Si., memberikan dukungan terhadap pelaksanaan Taman Publik 2026 sebagai bagian dari kegiatan kemahasiswaan di lingkungan Jurusan Administrasi Publik. Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya jurusan dalam mendorong mahasiswa untuk mengembangkan potensi, membangun kebersamaan, serta memiliki pengalaman berinteraksi dengan masyarakat.
Melalui kegiatan Taman Publik 2026, mahasiswa baru Administrasi Publik diharapkan tidak hanya memperoleh pengalaman dalam membangun kebersamaan dan kerja sama, tetapi juga mampu mengembangkan kepekaan sosial serta kepedulian terhadap masyarakat. Kegiatan ini menjadi bagian dari proses pembentukan mahasiswa Administrasi Publik yang cendekia, humanis, dan mampu menerapkan nilai-nilai yang diperoleh dalam kehidupan bermasyarakat.