Sinergi Akademi-Praktik: Koordinasi Awal Tahun Lab Administrasi Publik dan BKKBN Bengkulu

Sinergi Akademi-Praktik: Koordinasi Awal Tahun Lab Administrasi Publik dan BKKBN Bengkulu

 

 

Bertempat di ruang rapat Lab Administrasi Publik, telah dilaksanakan pertemuan koordinasi awal tahun antara tim Laboratorium Administrasi Publik Universitas Bengkulu dengan perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Bengkulu. Pertemuan ini merupakan langkah strategis untuk menyelaraskan agenda kolaborasi di tahun ini, sekaligus melanjutkan sinergi positif yang telah terjalin sebelumnya.

Dalam sambutannya, Kepala Lab Administrasi Publik menyampaikan apresiasi atas kepercayaan dan kemitraan yang telah dibangun. “Kolaborasi antara akademisi dan praktisi pemerintahan merupakan kunci dalam menghasilkan kebijakan yang relevan, berbasis data, dan implementatif. Keberhasilan penyusunan policy brief sebelumnya menjadi fondasi yang kuat untuk memperluas ruang kerjasama kita,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu menekankan pentingnya pendekatan ilmiah dalam mendukung program-program kependudukan dan keluarga berencana di tingkat daerah. “Dukungan dari Lab Administrasi Publik sangat berarti dalam menyediakan analisis mendalam dan rekomendasi kebijakan yang tepat sasaran, terutama dalam menghadapi dinamika kependudukan terkini,” jelasnya.

Rapat koordinasi ini membahas beberapa agenda prioritas, antara lain:

Evaluasi dan Diseminasi Policy Brief sebelumnya untuk memastikan dampak dan penerapannya.

Identifikasi Isu Strategis terkait kependudukan, keluarga, dan pembangunan daerah yang membutuhkan kajian mendalam.

Rencana Kerja Kolaboratif tahun ini, termasuk riset bersama, pengembangan modul pelatihan, dan kegiatan sosialisasi kebijakan.

Mekanisme Koordinasi Rutin untuk memastikan komunikasi dan implementasi yang berjalan efektif.

Diharapkan, melalui sinergi ini, kedua institusi dapat terus berkontribusi dalam penguatan tata kelola pemerintahan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat Bengkulu. Kolaborasi antara dunia akademik dan praktik pemerintahan tidak hanya memperkaya khazanah keilmuan, tetapi juga membawa kebijakan publik yang lebih inklusif dan responsif.

Kegiatan ini ditutup dengan komitmen bersama untuk segera menyusun tim kerja dan action plan terperinci, yang akan menjadi panduan operasional kerjasama selama tahun ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *