Jurusan Administrasi Publik didirikan pada tahun 1998 dengan nama Program Studi lmu Administrasi Negara, pendirian ini berdasarkan Surat Keputusan Direktorat PendidikanTinggi nomor 434/Dikti/Kep/98 pada tanggal 8 Desember 1998, dan pertama kali menerima mahasiswa pada tahun 1999. Pada tahun 2005, program studi berhasil meningkatkan statusnya menjadi Jurusan Ilmu Administrasi Negara berdasarkan Surat Keputusan Direktorat PendidikanTinggi nomor 06/Dikti/Kep/2005 tanggal 11 Februari 2005. Perubahan nama dari Administrasi Negara menjadi Administrasi Publik terjadi pada tahun 2018 berdasarkan Keputusan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor 1343/KPT/I/2018 tentang Perubahan Nama Program Studi Pada Universitas Bengkulu Tanggal 31 Desember 2018. Gelar yang diberikan pada lulusan juga mengalami beberapa perubahan menyesuaikan perubahan nama dan status jurusan atau program studi, perubahan tersebut mulai dari S.Sos. (Sarjanan Sosial) menjadi S.IP. (Sarjana Ilmu Politik) dan gelar lulusan saat ini adalah S.AP (Sarjana Administrasi Publik).
Kompetensi Program Studi:
- Memiliki technical skills, human skills, conceptual skills, responsif terhadap institusi-institusi demokratis, berorientasi pada hasil, mampu mengembangkan jaringan kerja, memiliki kemampuan melakukan komunikasi dan menjaga keseimbangan antara keputusan dan kegiatan. Ini merupakan profesi yang terkait dengan semua bidang administrasi dan manajemen publik.
- Memiliki pekerjaan atau jabatan dalam organisasi (bisa pemerintah, swasta, maupun NGO) untuk menyelenggarakan atau melaksanakan analisis kebijakan, yang mencakup langkah atau proses untuk mengidentifikasi masalah kebijakan, memformulasi kebijakan, menyampaikan hasil analisis, melaksanakan hasil, melakukan pemantauan dan pengendalian dan evaluasi/penilaian kinerja kebijakan.
- Mampu memberikan sumbangan dalam pengembangan keilmuan melalui penelitian-penelitian dalam bidang desentralisasi, manajemen publik dan pembangunan.
- Ikut terlibat dalam kegiatan professional untuk membantu individu-individu, kelompok-kelompok dan masyarakat guna meningkatkan atau memperbaiki kemampuan mereka dalam berfungsi sosial serta menciptakan kondisi masyarakat yang memungkinkan mereka mencapai tujuan.
- Menjadi anggota birokrasi yang menjalankan tugas-tugas administrasi dalam sebuah organisasi yang seringkali merupakan cerminan atas kebijakan organisasinya. Dalam bentuk ukuran besar maupun kecil, namun biasanya istilah ini mengacu pada seseorang yang berada di dalam sebuah lembaga pemerintah. Tugas dan pekerjaan umum sering berupa pekerjaan administrasi “pekerjaan meja”
Capaian Pembelajaran Lulusan:
Capaian Pembelajaran Lulusan Jurusan Administrasi Publik dirumuskan dalam 4 (empat) aspek yaitu sikap, pegetahuan, keterampilan umum, dan keterampilan khusus sebagaimana rumusan capaian pemebelajaran lulusan berbasis KKNI. Aspek sikap dan pengetahuan umum merujuk pada rumusan capaian pembelajaran lulusan pada Lampiran Permendikbud Nomor 49 Tahun 2014 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi.
Sikap:
- Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap religius;
- Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan agama, moral, dan etika;
- Berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan kemajuan peradaban berdasarkan Pancasila;
- Berperan sebagai warga Negara yang bangga dan cinta tanah air, memiliki nasionalisme serta rasa tanggungjawab pada Negara dan bangsa;
- Menghargai keanekaragaman budaya, pandangan, agama, dan kepercayaan, serta pendapat atau temuan orisinal orang lain;
- Bekerjasama dan memiliki kepekaan sosial serta kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan;
- Taat hukum dan disiplin dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara;
- Menginternalisasi nilai, norma, dan etika akademik;
- Menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri;
- Menginternalisasi semangat kemandirian, kejuangan, dan kewirausahaan.
Pengetahuan:
- Menguasai konsep dan teori administrasi negara secara umum dan konsep desentralisasi, manajemen publik serta pembangunan secara khusus
- Menguasai konsep dan teori tentang mendesain dan mengelola organisasi sektor publik
- Menguasai konsep dan teori kebijakan publik dan implementasinya serta pengelolaan pelayanan dan partisipasi publik.
- Menguasai metode dan teknik analisis kualitatif dan kuantitatif untuk administrasi publik
- Menguasai konsep dan teori etika dan integritas administrasi publik.
Keterampilan Umum:
- Mampu menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovatif dalam konteks pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan bidang administrasi Negara dan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora;
- Mampu menunjukkan kinerja mandiri, bermutu, dan terukur;
- Mampu mengkaji implikasi pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan bidang administrasi Negara dan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora sesuai dengan keahliannya berdasarkan kaidah, tata cara dan etika ilmiah dalam rangka menghasilkan solusi, gagasan, desain atau kritik seni;
- Mampu menyusun deskripsi saintifik hasil kajian tersebut di atas dalam bentuk skripsi atau laporan tugas akhir, dan mengunggahnya dalam laman perguruan tinggi;
- Mampu mengambil keputusan secara tepat dalam konteks penyelesaian masalah di bidang Administrasi Negara, berdasarkan hasil analisis informasi dan data;
- Mampu memelihara dan mengembangkan jaringan kerja dengan pembimbing, kolega, sejawat baik di dalam maupun di luar lembaganya.
- Mampu bertanggungjawab atas pencapaian hasil kerja kelompok dan melakukan supervise serta evaluasi terhadap penyelesaian pekerjaan yang ditugaskan kepada pekerja yang berada di bawah tanggungjawabnya;
- Mampu melakukan proses evaluasi diri terhadap kelompok kerja yang berada di bawah tanggungjawabnya, dan mampu mengelola pembelajaran secara mandiri;
- Mampu mendokumentasikan, menyimpan, mengamankan, dan menemukan kembali data untuk menjamin kesahihan dan mencegah plagiasi;
Keterampilan Khusus:
- Mampu merumuskan perencanaan, pengorganisasian sumber daya, pengarahan dan pengendalian serta evaluasi organisasi sektor publik.
- Mampu mengidentifikasi masalah prosedural dan memformulasikan alternatif penyelesaianya terkait dengan efektivitas dan efisiensi organisasi dan manajemen sektor publik
- Mampu merumuskan dan mengkomunikasikan alternatif solusi yang berada di luar kewenangannya kepada pimpinannya.
- Mampu menerapkan metode dan teknik analisis kualitatif dan kuantitatif untuk administrasi publik
- Mampu menerapkan etika dan integritas administrasi publik
- Mampu memanfaatkan teknologi informasi dalam: mendesain dan mengelola organisasi sektor publik, mengimplementasi kebijakan publik, mengelola pelayanan dan partisipasi publik.
- Mampu menyelesaikan masalah dengan mengambil diskresi sesuai dengan kewenangannya.
- Mampu menyusun telaahan staf dalam proses pembuatan keputusan.
- Mampu melaksanakan tupoksi secara efektif dan efisien dengan menggunakan informasi dan kemampuan analisis yang dimilikinya.
- Mampu mengelola sektor publik untuk mewujudkan nilai-nilai publik: efisiensi, efektivitas, berkeadilan, dan demokrasi baik secara individual maupun tim